ad

Senin, 30 Juni 2014

Tips Cegah Kejahatan Perbankan



Kejahatan perbankan yang belakangan marak terjadi sebenarnya bukanlah hal yang harus ditakuti. Anda hanya perlu lebih waspada dan mengontrol kerahahasiaan rekening serta keuangan Anda atau keluarga.

Tak ingin terjebak dalam kejahatan perbankan? Ikuti tip-tip di bawah ini ya, Ma.

• Rahasiakan PIN Anda. Ini adalah salah satu aturan paling dasar, namun biasanya paling sering diremehkan. Berapa banyak di antara Anda yang menggunakan kombinasi tanggal lahir untuk PIN, atau memiliki kode PIN yang sama untuk beberapa rekening tabungan? Amannya, jangan menggunakan kode yang mudah ditebak dan ubahlah kode PIN Anda secara reguler.

• Jangan pernah membalas e-mail yang meminta Anda memasukkan nomor rekening atau user id dan nomor PIN. Tidak mungkin bank meminta data pribadi melalui e-mail, karena bank sudah memiliki informasi tersebut.

• Rajinlah mengecek saldo rekening tabungan. Apabila Anda menjumpai mutasi dana yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak bank bersangkutan. Karena itu, pastikan Anda mengetahui nomor call center bank Anda ya, Ma.

• Hindari melakukan transaksi perbankan yang memerlukan surat kuasa kepada pihak lain, kecuali Anda benar-benar percaya kepada orang tersebut.

• Jangan memberikan nomor kartu atau masa berlaku atau tiga angka terakhir di belakang kartu kredit kepada merchant yang tidak Anda ketahui. Ini, biasanya merupakan salah satu syarat melakukan transaksi pembelian jasa atau barang melalui internet. Agar lebih aman, pastikan Anda memahami produk yang ditawarkan serta syarat yang berlaku. Lakukan transaksi hanya dengan toko atau merchant yang telah Anda kenal dengan baik.

• Berhati-hatilah terhadap penawaran investasi yang dilakukan oleh seseorang atau perusahaan tertentu. Lakukan pengecekan terlebih dahulu mengenai kredibilitas perusahaan atau orang yang menawarkan investasi. Pastikan juga Anda terlindungi dari sisi hukum sebelum memutuskan untuk melakukan suatu investasi. Bila perlu, diskusikan hal ini dengan penasihat keuangan Anda. (http://www.parenting.co.id/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar